Kelas offline berjalan dalam format kelompok kecil (small group). Ini sangat penting. Critical thinking tidak bisa diajarkan satu arah. Dalam kelompok kecil, pengajar punya waktu untuk membimbing tiap anak, memancing mereka dengan pertanyaan “kenapa”, dan mendorong diskusi. Anak-anak bisa belajar strategi pemecahan masalah dari teman-temannya, bukan hanya dari guru.